Engkau yang menatap
Bergelimang rinai hujan melambat
Jam dinding urung berdetak
Terpaku dalam tatap
Kata kau ucap
Sedu sedan melekat
Seolah harap
Senyummu mengungkap
Diam diammu meratap
Dalam hatimu bergemuruh, hebat
Lepaskan beban menghinggap
Engkau yang menatap
Tak berpaling walau sejenak
"Dibawah rinai Hujan"
18-07-2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar