Saat
sesi tanya jawab tadi pagi di agenda diskusi BEM Farmasi Unmul dg tema
"Menjadi Pemimpin" seorang peserta bertanya, Bagaimana dg Jokowi yang
belum selesai jabatan gub Jakarta, mencalonkan diri sbg Calon Presiden
RI? Padahal Jokowi sdh berjanji akan menyelesaikan amanahnya sampai
tuntas. Apakah Jokowi bs disebut Pemimpin?
Saya menjawab, dalam persoalan ini ada dua perspektif yang bs digunakan.
Perspektif pertama adalah perspektif amanah. Dalam konteks ini Pemimpin
adalah seseorang yg menjalankan amanahnya dari awal hingga akhir masa
jabatan dan dapat mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Apakah
kepemimpinannya tsbt berjalan dg baik ataupun buruk. Karena esensinya
ketika dia mencalonkan diri sbg pemimpin dan terpilih oleh suara
terbanyak maka konsekuensi logis dia siap menjalankan amanah tsbt hingga
tuntas.
Perspektif kedua yaitu Perspektif Politik. Bahwasanya
Kepemimpinan adalah bagian yg tak terpisahkan dari Politik. Dalam teori
kepemimpinan terdapat 3 hal, kemauan-kemampuan-kesempatan. Bisa jadi
tahun 2014 adalah kesempatan dan momentum terbaik bagi Jokowi utk
mencalonkan diri sebagai Presiden RI dibanding 5 tahun kedepan.
Istilahnya, kalau gak sekarang 'nyapres' mau kapan lagi.
Nah, skrg tergantung kita mau melihatnya dari perspektif yang mana..