Minggu, 06 April 2014

Menjadi Pemimpin

Saat sesi tanya jawab tadi pagi di agenda diskusi BEM Farmasi Unmul dg tema "Menjadi Pemimpin" seorang peserta bertanya, Bagaimana dg Jokowi yang belum selesai jabatan gub Jakarta, mencalonkan diri sbg Calon Presiden RI? Padahal Jokowi sdh berjanji akan menyelesaikan amanahnya sampai tuntas. Apakah Jokowi bs disebut Pemimpin?

Saya menjawab, dalam persoalan ini ada dua perspektif yang bs digunakan. Perspektif pertama adalah perspektif amanah. Dalam konteks ini Pemimpin adalah seseorang yg menjalankan amanahnya dari awal hingga akhir masa jabatan dan dapat mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Apakah kepemimpinannya tsbt berjalan dg baik ataupun buruk. Karena esensinya ketika dia mencalonkan diri sbg pemimpin dan terpilih oleh suara terbanyak maka konsekuensi logis dia siap menjalankan amanah tsbt hingga tuntas. 


Perspektif kedua yaitu Perspektif Politik. Bahwasanya Kepemimpinan adalah bagian yg tak terpisahkan dari Politik. Dalam teori kepemimpinan terdapat 3 hal, kemauan-kemampuan-kesempatan. Bisa jadi tahun 2014 adalah kesempatan dan momentum terbaik bagi Jokowi utk mencalonkan diri sebagai Presiden RI dibanding 5 tahun kedepan. Istilahnya, kalau gak sekarang 'nyapres' mau kapan lagi.
Nah, skrg tergantung kita mau melihatnya dari perspektif yang mana..

1 komentar: